Selasa, 05 September 2017

Romansa di Jalan Dakwah

Adakah hal yang paling romantis daripada dua orang yang saling mencintai karena kecintaannya pada Sang Khaliq?

Adakah hal yang paling romantis daripada dua orang yang saling bahu membahu dalam perjuangan menuju kecintaan pada Penciptanya? Saling memikul harta dan jiwa. Memberi dorongan moriil maupun materi.

Adakah hal paling romantis daripada dua orang yang cintanya sehidup sesurga? Dua orang yang saling menarik juga mendorong untuk terus berada pada jalan menuju surga. Hingga hidupnya tak terhenti pada kebermanfaatan pribadi lantas ia hanya menjejak surga sendiri.

Adakah yang lebih romantis daripada dua orang yang hidup karena cintanya pada Sang Khaliq, dan senantiasa mengharap pertemuan dengan-Nya. Kerinduannya begitu membuncah, mendesak rongga dadanya. Gelisah. Syahid dirindukannya. Meninggal karena-Nya.

Adakah yang lebih romantis dari romansa di jalan dakwah?
Romansa tentang aku dan kamu yang tertaut hatinya karena Allah.

Romansa tentang aku dan kamu yang terpaut cintanya pada kebenaran yang Haq. Allah, Allah, dan Allah.

Romansa tentang aku dan kamu yang melambungkan kerinduannya akan pertemuan dengan Sang Khaliq pada doa-doa yang terpanjat setiap saat. Dalam dzikir lirih yang tidak diketahui semua orang.

Romansa yang tidak hanya berjalan secara horizontal. Hablumminannas. Tapi juga secara vertikal. Hablumminallah.

Romansa tentang perjuangan, peluh, darah, air mata, luka. Juga tentang senyum-senyum yang terukir di antaranya. Bahagia yang tercipta di sela-selanya. Tawa yang mengaung darinya. Juga cinta yang menautkan hati-hati yang taat.

Adakah romansa yang lebih indah daripada romansa di jalan dakwah?

Yang bercerita tentang cinta yang sebenar-benarnya cinta. Cinta yang Haq. Mahabbatullah.


-Kalasan, 6 September 2017. 00.20 WiB

Dan tentu engkau adalah salah satu perantara Allah yang mengenalkanku pada romansa di jalan dakwah, mbak Khalia. Tentang perjuangan berjama'ah. Tentang mempertahankan Aqidah. Tentang perjuangan melawan hawa nafsu. Dan tentang tentang lainnya, yang membawaku pada kecintaan yang bertambah-tambah pada Sang Khaliq.

Dear Mbak Khalia, sungguh, Mbak adalah sebentuk kasih sayangnya Allah untukku <3