Rabu, 29 Mei 2013

Terima Kasih :')

Terima kasih untuk semua pihak yang udah ngucapin Selamat Ulang tahun buat saya,
Terima kasih untuk doa-doanya, harapan-harapannya ...

Lewat jalur manapun, (halah udah berasa apaan aja), baik yg lewat sms subuh-subuh, sms ngegantung yg lanjutannya di FB di gurp angkatan, yang sms pake narsis, yang lewat telpon (ini mah fix banget dari keluarga haha...), yang lewat wall FB, message FB maupun yang ngumumin di beberapa grup, yang lewat twitter, baik yang nulis langsung ataopun nge retweet, yang lewat kejutan di taman medika dengan alasan nyuruh saya ngisi formulir pemandu AAI, sampai yang naruh kejutan di keranjang sepeda saya (walopun akhirny saya nggak pulang naik sepeda, untung saya ngecek sepeda saya dulu sebelum pulang hehehehe),, atopun yang nereakin selamat ulang tahun di lorong ruang kuliah tepat sebelum ujian :')

Terima kasih semuanya, beberapa ucapan ada yang bikin saya banjir nangis nggak berhenti-henti, bikin sayapengen meluk bantal (lhah?) hahaha...

Semoga Allah mengabulkan semua doa dan harapan yang telah dipanjatkan ... dan di umur baru ini, semoga saya bisa semakin dewasa dalam memaknai hidup :) ...

Minggu, 26 Mei 2013

Pelukis

Ayah saya mau pameran lukisan bulan juni nanti bersama-sama dengan Komunitas Lukis Cat Air Indonesia di Bandung ...

Ah, akhirnya ayah saya jadi pelukis beneran, :)

Kamis, 23 Mei 2013

hujan ...

untuk semua masalah yang tiba-tiba hadir malam ini, untuk semua perasaan yang tidak terdefinisikan ini, untuk semua emosi yang menggelegak naik ke kepala hendak meledak,, kumohon.. mengalirlah bersama hujan malam ini ... agar ketika aku terbangun dari tidurku nanti yang ada hanyalah senyum terindah yang dapat kuberikan pada dunia esok hari :')

Kamis, 16 Mei 2013

Kak Urfa sayang.. Barakallah lakumaa ya kaka :)

"kakak saya tersayang mau diambil orang. such an undescribable thing.." -Nisa Karima-

Iya, buat saya hal itu juga hal yang sulit didefinisikan. Antara senang, sedih, gado-gado dah. 

Dan, akhirnya setelah prosedur izin yang agak sedikit membuat emosi menggelegak, akhirnya saya memutuskan untuk tetap jalan ke Bandung, dengan ongkos pas-pasan. Buat saya, saya nggak boleh sampai melewatkan momen dimana salah seorang 'kakak' saya akhirnya menyempurnakan separuh diinnya.

Kenapa saya begitu ngotot untuk menghadiri walimahan kak urfa?

Karena buat saya, Kak Urfa adalah orang yang sangat-sangat berpengaruh dalam hidup saya. Walaupun saya nggak tau kakaknya ngerasa gitu juga atau nggak hehehe...

Sekalipun mungkin hubungan saya dengan kak urfa nggak sedekat Maryam atau Nikari atau Anisah dulu waktu di IC... tapi Kak Urfa selalu punya tempat spesial di ingatan saya, dalam hidup saya, maupun di hati saya :)

Melalui Kak Urfa lah, Allah mengenalkan saya pada dakwah. Kalau waktu itu Kak Urfa nggak mencantumkan nama saya di dalam jejeran divisi IMTAQ, sekalipun saya udah masuk MPS, mungkin ghirah dakwah saya nggak sampai segininya saat sampai kuliah...

Melalui Kak Urfa juga, Allah menempatkan saya dalam satu forum lingkar dakwah #liqo' yang akhirnya di kuliah ini menjadi salah satu sarana penjagaan internal diri saya ...

Melalui Kak Urfa pula, Allah memahamkan saya pada sebuah ikatan keluarga yang berasaskan paa ukhuwah islamiyah, yang tak terputus selama setiap jiwa seorang muslim masih menghamba pada-Nya Yang Maha Kuasa...

Melalui Kak Urfa lah, Allah menghendaki saya menjadi da'iyah yang akhirnya memilih 'berjalan' pada lini i'lamy. Karena saat itu saya jadi distribusi dan staf redaksi buletin akhwat, yang ketika saya menjabat menjadi koordinator menggantikan kak Urfa, saya menjadi pimrednya, menggantikan kak urfa juga tentunya ...

Melalui Kak Urfa lah, semua hal yang berkaitan dengan dakwah pada diri saya dimulai ...

Karenanya, rasa hormat saya, rasa sayang saya, rasa cinta saya pada Kak Urfa juga nggak kalah dari Nikari, Maryam, ataupun Anis yang dulu di IC sempat satu liqoan ... Atau bahkan nggak kalah juga dari calon suaminya #eh? :P


Karenanya, saya sayang Kak Urfa, saya cinta Kak Urfa karena Allah ... :)

Baarakallah, kakak untuk pernikahannya lusa, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah yang akan melahirkan generasi qurani dan rabbani :)

Semoga Allah mengukuhkan dan melingkupi keluarga kak Urfa senantiasa dalam naungan-Nya yang hangat dan menenangkan ... :)

Dan teriring doa dari ku, dari kota pelajar,, 
                      Terima kasih, kakak, untuk semua hal yang sudah kakak ajarkan dan kenalkan pada              saya ...:)




Hari ini..

Hari ini akhirnya saya 'meledak'. Untuk semua hal yang sudah menggumpal lama dalam pikiran dan hati saya, yang selama beberapa hari terakhir senantiasa mengalihkan pikiran saya dari hal-hal pokok.

Bukan, bukan untuk sesuatu hal yang spesifik bisa saya sebutkan, karena satu masalah yang hari ini datang, kecil sih, ternyata memicu semua emosi yang terakumulasikan dalam hati saya, emosi negatif dari semua masalah yang akhir-akhir ini senantiasa 'menyandung' kaki saya, bahkan 'menyelengkat' hampir benar membuat saya 'jatuh' dan jika saya akhirnya bisa tetap 'berdiri' walaupun masih 'berpegangan' pada orang lain, maka itu adalah kehendak Allah ..

Allah menginginkan saya untuk berdiri, maka, saya harus tetap berdiri...

Senin, 13 Mei 2013

Sabar ty,,

Sabar ya Ty,,,

Semuanya ada waktunya, dijalanin aja dulu, buka hati selebar-lebarnya, kelelahanmu bukan apa-apa dibandingkan lelahnya Ibu Bapak untuk mengurusimu, mencari nafkah untukmu

Sabar ya Ty,,

Mungkin memang harus begini jalanmu, nggak pa-pa, cukup pahami ini rencana Allah, skenarionya Allah, maka pasti ada sesuatu yang lebih indah di akhir skenarionya jika kamu mengikutinya dengan baik, dengan ikhlas

Sabar ya Ty,,,

Mungkin hal-hal yang kamu inginkan sekarang, yang menurutmu baik untukmu dan katamu mendesak, sebenarnya mungkin nggak betul-betul mendesak, coba dipikirin lagi, dievaluasi lagi, dimuhasabahi lagi, betulan nggak sebenarnya kamu butuh?

Sabar ya Ty,,,

Kalau emang butuh, usahanya jangan hanya dengan berbicara dan ngedumel, PASTI ada ikhtiar yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkannya kan?

Sabar ya Ty,,,

Memang katanya hidup itu berputar, nggak dapat yang kamu inginkan sekarang ya mungkin karena emang bukan rezekimu sekarang, mungkin juga emang bukan giliranmu, nanti PASTI ada giliranmu, PASTI ...

Makanya Ty,, jangan menyerah untuk tetap ikhtiar, jangan berhenti untuk terus berdoa

Karena rencana Allah selalu indah, maka semua ikhtiar dan doamu akan membuahkan hasil yang indah pula pada waktunya :)

  ...........yang diperlukan hanya kesabaran yang ekstra yang disertai keihlasan ..........

Minggu, 12 Mei 2013

Sekelumit doa di perjalanan


Ya Allah, sesungguhnya hari ini adalah milik MU, begitu juga dengan raga ini, jiwa ini, dan hati ini…

Maka, Ya Allah, luaskanlah hatinya, sebagaimana Engkau meluaskan lautan dan langit, agar ketika masalah datang menghadangnya, maka ia dapat menerimanya tanpa ada dengki atau dendam yang tertinggal

Perdalamlah pemahamannya, sebagaimana Engkau membuat jurang-jurang dan palung-palung yang dalam, agar ketika masalah menghambat jalannya, ia dapat memahaminya bahwa ini adalah rencanaMu, takdir Mu, dan memahami bahwa rencana Allah selalu indah

Kuatkanlah hatinya, sebagaimana Engkau membuat baja yang kuat, agar ketika masalah datang di hadapannya ia tidak serta merta jatuh begitu saja, melainkan tetap berdiri tegar bak karang yang diterjang ombak

Serta, peluklah ia selalu dalam dekapanMu, agar seandainya hal yang paling buruk terjadi, yakni ia terjatuh di tengah-tengah menghadapi masalah, maka ia jatuh dalam pelukanMu yang Maha Agung …


*sekelumit doa yang senantiasa saya panjatkan setiap kali saya mengayuh sepeda saya pagi hari menuju ke kampus :)

Jumat, 10 Mei 2013

-----

tadi waktu lg surfing di sosmed, lbh spesifik lg, fb, gue nemu foto yg ada kalimatnya, dimana gue ngerasa kalimat itu gue banget, terutama gue yang sekarang,,

I am in competition with NO ONE. I run my OWN race. I have NO desire to play the game of being better than ANYONE, in anyway, shape or form. I just aim to IMPROVE, to BETTER than I was BEFORE. That's ME, and I'm fine...

 Yup, udah nggak tau sejak kapan, mungkin sejak SMA, gue udah nggak ngerasa harus bersaing dengan siapapun kecuali diri gue sendiri. Udah nggak mikir lagi gue berada di rengking berapa, si anu dapate nilai berapa, si itu dapet nilai berapa, apakah gue lebih baik daripada si anu dan si itu, atau gue lebih buruk nilainya.

Gue juga udah lama nggak peduli lagi si anu dapat piala apa, atau medali apa. Gue dapet kesempatan untuk meraup ilmu sebanyak-banyaknya aja, udah gue syukurin banget banget pake sangat. Kalopun gue bisa dapet hal-hal sejenis prestasi, itu berarti adalah side effect dari usaha gue mengkaji ilmu selama ini.

Buat gue, prestasi terbaik yang pernah gue dapatkan adalah, gue bisa masuk MAN INSAN CENDEKIA Serpong. Dimana di sana gue menemukan dan mendapatkan banyak hal... nggak cuma ilmu yangakan disimpan sebagai memori implisit (nah lo gue lupa, CMIIW ya), tapi juga hal-hal lain seperti, 'rumah', 'keluarga', serta 'pemahaman'.


and That's ME ... :)