Minggu, 17 Juli 2011

PTS Al-Qalam 2011 Has Finished

Wuh... akhirnya selesai juga tugas gw sebagai sekertaris 1 PTS (pekan ta'aruf siswa) Al Qalam ini... banyak hal yang (pastinya) membuat gw lelah dan terutama membuat gw tidur di atas jam 12 malam... walaupun nggak banyak yang pelajaran yg bisa gw ambil dari momen kali ini, tapi, gw dapet pengalaman baru sebagai sekertaris... gw dapet suasana sekertaris yang beda daripada waktu gw jadi sekertaris I-FUN 1431 H.

Waktu gw jadi sekertaris I-FUN, itu mah gw perjuangan banget dah... habis ditinggal sama sekertaris 1 nya pelatihan kimia untuk persiapan OSP atau OSK gitu... begitu juga dengan ketuanya... (tapi ketuanya pelatihan biologi)... JRENG!JRENG! Alhasil gw harus mengurus ini itu sambil nyeret-nyeret Qonita selaku bendahara 2.... hhehehehehhe *ketawa licik...

Tapi, waktu PTS ini tuh, walaupun kita (BPH) terkesan jalan sendiri-sendiri, tapi banyak yang bantuin, soalnya nggak satupun dari mereka ikut OSK ataupun OSP kecuali Rasyid selaku penanggung jawab kegiatan. Well, jadi gw kerja juga enjoy aja... walaupun begitu, gw tetep aja capek, karena pada dasarnya, gw nggak gitu pengen jadi sekertaris... jadi selain gw harus ngurus ini itu, gw juga harus ngelawan perasaan 'nggak mau' gw itu... yah begitulah kira-kira...

Sekalipun banyak hambatan di PTS kali ini, mulai dari kesalahpahaman guru sampai ketidaksetujuan guru, ngurusin anak-anak baru yang masih menganggap MOS di IC tu sama dengan MOS lain (padahal beda 180 derajat...) dan adik-adik yang pada homesick... banyaaaak banget suasana baru yang gw dapet selama PTS kemarin...(terutama rasa takut gw ke Rasyid yang tampangnya kayak mau makan gw kalo lagi berhdapan sama dia itu kini berkurang...)

Dan akhirnya gw bisa ikut long march di PTS kali ini....^__________^

lanjutannya kapan-kapan deh...

New Class, XII NS 5

Yo!Yo!Yo!.... aku udah masuk tahun ajaran baru nih... new class... new face... new condition... new X graders but there's no new uniform...Yak.. seragamku tetep kumel kok... haha!]

and so, aku sekarang di kelas XII NS 5!!! ini pertama kalinya dalam sejarah MAN Insan Cendekia ada kelas XII NS 5... keren kan?? Hahahaha... and these are the members of XII NS 5

1. Alfian Syaputra
2. Annisa Firdaus Winta Damarsya
3. Chairul Akmal
4. Efa Hazna Lathifah
5. Hasan fahrurozi
6. Hilmy Abdurrahim Kaukaby (ketua kelas nih...)
7. Imawati Lathifah
8. Izzah Aisyah Ridlani
9. M. Sofyan Sodiq
10. M. Irfan (Tidur) (the treasurer....)
11. M. Salman Al-Farisi (Wakil ketua kelas gw nih...)
12. Naylah Muna (Bu sekertaris)
13. Nida' Hajidati Fauziyyah
14. Nisa Karima
15. Pyan Putro Surya Amin Muchtar
16. Reza Afri Imelda
17. Rifa'atul Mahmudah (the treasurer)
18. Saefudin juhri (Pak sekre....)
19. Setyani Nurul Chotimah

Well, akhirnya aku pensiun juga jadi bendahara kelas... capek sih -_______-"....

Kamis, 07 Juli 2011

10 Things About Me Part.2

Well, karena gw ternyata ke tag 2 kali untuk postingan ini (sama Anisah dan Nikari), akhirnya daripada gw pusing-pusing mikirin musti nge post lagi ato nggak, akhirnya gw memutuskan untuk nge post kedua kalinya...

So, this is me...
1. Gw anak asrama, dan udah mau masuk tahun ke-6 di asrama
2. gw nggak suka pakai high heels apalagi rok yang span banget (agak sedikit nggak nyambung nih...)
3. gw suka pake rok soft jeans tapi selalu nggak tau harus memasangkannya dengan baju dan jilbab yang mana
4. I'm proud to be a secretary of events...
5. bendahara kelas selama 4 tahun...
6. sedang mencari jalan untuk kembali menjadi violinist
7. anak bungsu
8. sleeping beauty (alias tukang tidur!)
9. gw nggak suka barbie
10. tapi juga nggak suka robot-robotan

Udah... gw nggak mau nge tag siapapun, daripada ntar gw ke tag lagi... -____________-"

Quote of the day

When Allah leads you to the edge of the cliff, trust Him Fully. Only one of two things will happen, either He will catch you when you fall or He will teach you to Fly

1 Tamparan Untuk 3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama bersekolah di luar negeri kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua itu mendapatkan orang tersebut seorang kyai.

P : Anda siapa? Dan apakah anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
K: Saya Hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda
P : Anda yakin? Sedangkan profesor dan orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
K : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
P : Saya ada 3 pertanyaan : (1) Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya, (2) Apakah yang dinamakan takdir?, (3) Kalau iblis diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat iblis. Sebab, mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berpikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

P : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
K : Saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan Anda.
P : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
K : Bagaimana rasanya tamparan saya?
P : Tentu saja saya merasakan sakit
K : Jadi, anda percaya bahwa sakit itu ada?
P : Ya!
K : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!
P ; Saya tidak bisa...
K : Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya. Lalu, apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
P : Tidak
K : Apakah pernah terpikir akan menerima tamparan dari saya?
P : Tidak
K : Itulah yang dinamakan takdir. Terbuat dari apa tangan saya yang saya gunakan untuk menampar pipi Anda?
P : Kulit
K : Terbuat dari apa pipi Anda?
P : Kulit
K : Bagaimana rasanya tamparan saya?
P : Sakit
K : Walaupun iblis dijasikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki, maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk iblis

I Wonder, Which one does a cat likes best? An uncooked meat or a cooked one?

Biola Oh... Biola

Well, sekarang gw mau nge post tentang biola. Gw waktu SD main biola, tapi waktu SMP dan SMA, karena masuk asrama jadi udah nggak kepegang lagi deh... akhir-akhir ini gw jadi kangen main biola, tapi udah terlanjur kagok nih... lagi nyoba lagi dari awal dengan biola ukuran 3/4 (sebenernya kekecilan si buat anak SMA... tapi nggak pa-pa! yang penting nyoba dulu...)


Biola dalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola hanya memiliki 4 senar, yaitu G, D, A, E. Biola paling modern muncul pada abad ke 16 di Eropa, spesifiknya pada sekitar tahun 1520 di Italia Utara. Orang yang memainkan biola disebut violinist. 


Untuk memainkan biola ada dua bagian yang dibutuhkan agar biola dapat berbunyi, biola itu sendiri dan bow (busur biola) atau alat penggeseknya yang terbuat dari ekor kuda. Sebelum memainkan biola, biasanya bow digosok dengan hars agar bownya tidak meleset saat digesek dengan senar serta meredam panas yang ditimbulkan ketika bow bergesekan dengan senar.



Anak-anak yang mulai belajar biola pada saat belum bertumbuh maksimal biasanya menggunakan biola yang berukuran lebih kecil yang dimulai dari yang terkecil 1/16, 1/10, 1/8, 1/4, 2/4 (1/2), 3/4, dan biola untuk dewasa 4/4. Kadang kadang biola berukuran 1/32 juga digunakan (ukurannya sangat kecil).

Untuk menentukan ukuran biola yang cocok digunakan oleh seorang anak, biasanya sang anak disuruh memegang sebuah biola dan tangannya harus sampai menjangkau hingga ke gulungan kepala biola. Beberapa guru juga menganjurkan ukuran yang lebih kecil semakin baik.


Biola yang memegang rekor sebagai biola termahal dunia adalah biola Stradivarius yang juga dikenal sebagai "the Hammer" karena pernah dimiliki oleh Christian Hammer. Biola ini terlelang di Balai Lelang Christie New York dengan harga US$ 3.5 Juta setara dengan 280 Milyar Rupiah. 


Mmm,,,, sebenrnya banyak banget yang bisa di post tentang biola... tapi karena terlalu banyak gw jadi bingung mau gimana. Jadi, gw kasih situs bagus aja deh, terutama kalau mau mempelajari biola secara otodidak dari awal, situs ini bagus buat kamu-kamu...


http://ruland.wordpress.com/
http://musisiclass1.blogspot.com/



 

Goes To TMII part.2 : We're GRADIATOR!

Jadi, setelah Hari Sabtunya gw SURVEI ke TMII, nah, hari Selasanaya gw jalan (lagi) ke TMII....

Tapi ini RAME-RAME, lebih RAME daripada yang sebelum-sebelumnya.. soalnya kita berduapuluh orang...

Setelah akhirnya gw berhasil menguhubungi AHMAD FAIZ IBADURRAHMAN, akhirnya kita berangkat juga ke TMII dari terminal Depok (padahal kalo dari rumah gw bakal lebih deket), niak angkot T19 langsung dari terminal Depok nggak berhenti nyampe gerbang 3 TMII, tempat kita semua kumpul...

Tapi, hari Selasa ini tuh, kita bener-bener cuma ke Bayt Qur'an (lagi?) sma ke PP IPTEK.. habis itu kita go to Umar's House.... JRENG!JRENG!JRENG!.......

Di Bayt Qur'an yang sepi itu, berkat kedatangan keduapuluh anak ini.. akhirnya rusuh-rusuh juga, gw kayaknya yakin kalo si penjaga agak khawatir gimana gitu buat ngebiarin anak-anak ini masuk ke museum yang penuh dengan Al-Qur'an dan kaligrafi ini...

Abis itu, karena udah pada capek.. akhirnya pada duduk di dalam museum Bayt Quran atas pelopor Setyani Nurul Chotimah....

Yaudahlah, daripada terus duduk dan keburu diusir sama petugas, so kita jalan keluar, melanjutkan perjalanan anik mobil keliling ke PP IPTEK... sekalipun di sana ada agak sedikit.... yah gitulah, bingung gimana ngomongnya, akhirnya kita masuk PP IPTEK... untuk berwudhu dan shalat (oke, pastinya nggak cuma itu)... tapi karena kondisi gw yang emang lagi nggak fit banget, akhirny gw memilih untuk keluar cepet-cepet dan duduk cepet-cepet di luar...

Dari PP IPTEK, kita langsung go to Umar's House... Ehhh.... nggak nyangka di sana udah disiapin makan siang yang sebenernya banyak banget, tapi ternyata, orangnya lebih banyak dari itu... And so, seperti yang dapat ditebak.. NASI HABIS.... GIMANA NIH MAR?????? 

-ckckckckc... nggak usah sepanik itu dong, tuh si Umar lagi lari buat nyari nasi di warung padang-

Akhirnya, problem was solved...

Usai makan, karena kita semua nggak da yang naik kereta untuk pulang, jadi kita bisa santai sebentar sambil ngobrol dan cuci piring (akhirnya kita cuci piring juga... ^____^)... udah gitu sempet foto-foto lagi di kebon rumah nya Umar, sempet nyeburin Hamzah ke kolam ikan-bukan kolam renang- nya si Umar juga...

Dan setengah enam, semuanya jalan ke Terminal Kampung Rambutan (kecuali Umar pastinya, Hamzah dan faqih yang anak-anak Bekasi, terus juga Nikari, Chipay sama Eja yang udah dijemput duluan)...

Tapi di atas semua itu, begitu gw pulang ke rumah... sampai di rumah gw LEMESSS banget ditambah nangis kejer... (untung nggak pingsan)... sampai bikin orang serumah bingung...

Well, sebabnya adalah, di jalan, setelah turun dari angkot di perempatan Gunadarma, gw naik ojek-dari sini gw sendiri, dan di jalan, di depan indomaret yang ada di depan belokan menuju Gedung Graha Insan Cita, ada kecelakaan... emang gelap.. tapi gw sadar apa yang ada di depan mata gw adalah darah.... banyak banget... lebih banyak dariapda yang pernah gw liat selama ini.... gw nggak tau lagi, pikiran gw langsung blank, mata gw udah berair... pegangan di motor juga udah nggak kuat lagi...badan gw udah lemes, tapi gw coba untuk bertahan dan nggak pingsan....

Gw nggak tau lagi, yang gw tau, ada orang di bawah mobil yang berhenti di depan gw... banyak darah di sana.. orang itu lagi hamil... dan sekali lagi terlalu banyak darah untuk dilihat... (*Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk gw lemeeeeeessssssssssssss............)


di kebun rumah Umar

di Museum Istiqlal TMII

di Bayt Qur'an TMII

Ayo dorong teruuuuusss sampai PP IPTEK!

PP IPTEK TMII

PP IPTEK (again) Ariq dan Faiz Beraksi !!!

di dapur rumah Umar

10 Things About Me

Well, gw ke-tag 10 things about me nih sama Anis... Ok, deh, langsung aja...
1. Gw itu perempuan
2. Suka baca novel apalagi komik
3. gw suka biologi... so muuuucccchhhh
4. gw nggak suka makan tempe karena pasti capek ngunyah
5. gw berjilbab (?)
6. suka nulis
7. gw tidur tiap malem (lhah?)
8. aarghhh.... benci korea2 an
9. apalagi disuruh belanja
10. di atas semua itu... gw PHOBIA darah...

udah. itu aja... tapi gw bingung mau nge-tag siapa....

ah! gw tau... OK, Friends... it's your turn... Fitri, Aisyi, Daus, Arifah... udah deh...

Let's Cook, My Sister!!!

Yo!Yo!Yo! Ini Hari Minggu (sekalipun aku nge post nya hari Kamis, tapi ini cerita waktu hari Minggu tanggal 3 Juli)... Tapi, kok sepi banget? O... Jelas! soalnya, ortu ku lagi go to Solo dan Mas Iqbal, kakak keduaku lagi sibuk ngurusin OSPEK di Kampusnya, sehubungan dengan dia adalah anggota BEM, jadi dia jarang di rumah gitu dah...

And So On, aku di rumah cuma berdua sama Mbak Uccha, kakak pertamaku yang udah masuk tahun ke sekian (jujur aku nggak tahu Mbak Uccha tahun ke berapa kuliah, semenjak kuliah nggak pake 'kelas-kelasan' aku jadi nggak tahu)....

Well, setelah sampai jam 12 siang aku nggak ngapa-ngapain selain makan es duren yang kita (aku dan Mbak Uccha) beli di jalan baru, akhirnya Mbak Uccha bangun dari tidurnya (dia tidur habis makan es duren nyampe siang dah, padahal kita makan es durennya pagi banget)... dan SIAP BERAKSI!!!! yeah... dari sini udah tugas dia masak selama Ibu nggak ada, dan udah tugasku beres-beres pagi mulai dari cuci piring sampe bikin teh selama Ibu nggak ada...,

Biasanya, aku ogah buat bantuin Mbak Uccha masak, tapi, karena saat itu aku udah bener-bener nggak jelas banget, akhirnya Mbak Uccha manggil aku, "Dek, dari pada lu nonton acara nggak jelas, kenapa nggak lu bantuin gue masak?" 

Yaudah akhirnya kita masak deh, mulai dari dzhuhur sampe maghrib... (ini kebanyakan bengong sama ngobrolnya si....). Kita hari itu masak chicken katsu, Tempe mendoan, siomay goreng sama martabak isi makaroni..., Nah, di sini, aku mau bagi-bagi beberapa resepnya ke kalian..
 .

Siomay Goreng

Bahan : Kulit lumpia, Telur, daging ayam dicacah, merica, tepung, bawang putih dihaluskan, terus apalagi ya? Oh iya, jangan lupa garam

Cara membuat nya : bahan-bahan di atas selain kulit lumpia, dicampur jadi satu... dan setelahnya dibungkus sedikit-sedikit di dalam kulit lumpia dengan bentuk terserah (ini kalo nggak bisa ngebentuk kayak siomay)... terus dikukus selama kurang lebih 20 menit. kalo sudah, digoreng dan dinikmati dengan saos sambal atau saos tomat sesuai selera...

Chicken Katsu (yang ini kakak gw liat resepnya di buku "Kitab Masakan Sepanjang Masa" terbitan Timdapurmedia... boleh di cek n ricek)

Bahan :
1 potong dada ayam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1/4 sdt penyedap rasa
1 sdm air jeruk lemon
1 butir telur
2 sdm susu cair
5 sdm tepung treigu
100 gr tepung roti kasar

Cara Membuat :
Pukul-pukul daging ayam dengan menggunakan palu steak hingga pipih. Lumuri daging ayanm dengan bumbu, aduk rata. Biarkan selama 30 menit.

Campur telur dan susu cair, aduk rata. Sisihkan. Lumuri daging ayam berbumbu dengan tepung terigu, lalu celupkan ke dalam campuran telur dan susu, dan gulingkan ke dalam tepung roti kasar.

Diamkan di dalam kulkas selama 30 menit agar tepung rotinya lebnih menempel. Panaskan minyak, goreng chicken katsu hingga kuning kecoklatan...

Untuk 4 Porsi

Goes to TMII part.1 : Survey Lapangan bersama 201 HF

Erghh,,,, Akhirnya habis tepar berhari-hari dan bad mood berhari-hari, bisa juga gw ngelanjutin ni postingan yang udah terbengkalai berhari-hari juga....

So, setelah capek jalan-jalan ke Bogor, the museumers just have a plan to go to BEKASI, and the specific place is Umar's House and TMII (ini sebenernya bukan bekasi si, cuman si Umar ngaku-ngaku aja gituh..). Tapi, karena TMII itu kalo masuk ke museum-museumnya bayar... jadi si Bang Boss kita, Aam, (kayaknya) menyuruh Umar selaku tuan rumah Bekasi (udah kayak apaan aja dah) buat survei lapangan.

Tapi Umar (kayaknya) berpikir dia nggak mau jalan sendiri, akhirnya dia mengajak kami ... Siapa kami? Kita... Aku dan Qonita sebagai personil kamar 201 juga sekalipun beda gedung... ^__________^.

Yah, tapi kita nggak cuma bertiga kok, soalnya Qonta bawa 'jundi kecil'nya, si Labib. Jadi kita berempat Keliling-Keliling (beneran keliling lho..) TMII hari Sabtu itu JALAN KAKI, walaupun sempet naik bus wisatanya TMII sih...

Aslinya kita janjian di terminal kampun Rambutan. Tapi, karena Qonta nggak dateng-dateng akhirnya-berdasarkan sms dari Qonta ke HP Umar- kita-gw sama Umar yang udah duluan nungguin dia di terminal kampung Rambutan itu, gw jalan ke TMII naik angkot 40.

Eeeeeeeeehhhhhhhhhhhh, pas udah jalan, si Qonta nelpon (berikut perkiraan percakapan antara Umar dan Qonta-maaf soalnya gw nggak bisa denger suara Qonta lewat HP nya Umar)
Umar : Woi, Qon, lu dimana?
Qonta : Gw di gerbang, nih Mar... lu dimana?
Umar : Gw lagi di angkot nih, yaudah lu tunggu aja di sana. kata Tyani, berdiri di tempat yang mencolok ya...
 -Udah-

Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, tiba-tiba si Qonta telpon lagi, dan dari sanalah, terungkap semua kebenaran (*ekh, udah kayak apaan aja dah..). Ternyata si Qonta baru sampai di gerbang Terminal Kampung Rambutan! Oh Gosh! Kenapa kita jadi kayak maen petak umpet gini?????

Yaudah, begitulah jadinya, sampai di TMII pun, ternyata kita masih maen petak umpet... (soalnya gw nyampe di rumah jambi, Qonta nyampe di rumah DKI, gw jalan ke rumah DKI, eh.... dianya nggak tau jalan ke mana.. -__________-")...

Tapi sehari itu kita bener-bener JALAN KELILING TMII... ugh... capeeeeeeeeeeeeeeeeeeekkkkkk banget!  museum pertama yang kita kunjungi setelah ketemu semuanya adalah bayt qur'an (atau bayt hikmah ya?) dengan "jalur petualang" (jyaahhahhahah apaan dah?!- maksudnya, kita nggak bisa menemukan jalan yang pas, akhirnya kita terabas lewat belakang museum komunikasi atas petunjuk Qonta). Masuknya GRATIS lho!!! (yang gratis ajaaaa dah....). Tapi, museum itu sepi banget, udah berasa milik sendiri aja, orang nggak ada pengunjung laen selain berempat yang datang saat itu... sedih banget rasanya. Padahal isinya banyak Al-Qur'annya, tapi sepi gitu. Terus gw jadi mikir, ini jangan-jangan karena sepi jadi digratisin masuknya?


Eh, ternyata di sana juga banyak kipas angin lho... (lha terus?)

Oke, udah mulai nggak penting, habis dari bayt qur'an terus kita menyerah untuk jalan lagi dan memilih untuk naik bus wisata keliling TMII....

Terus shalat dzhuhur deh. Abis shalat dzhuhur kita udah mulai nggak jelas dan akhirnya jalaaaaaaaaaaaannnn terus.....jalan aja kemana kaki membawamu (jyaahhh.. bahasa gw...) Dan akhirnya keputusan pun diambil, kita jalan juga ke museum komodo setelah agak jauh berjalan. Eh, ternyata di museum komodo itu ada ini ya.. apa namanya.. nggg itu tuh ah oh iya! ada TAMAN SENTUH dimana kamu boleh megang reptil-reptil yang udah dijinakkin kayak ULAR PHYTON dan BIAWAK yang dibiarin jalan-jalan keluar kandangnya...

Dari museum komodo itu, terus kita memutuskan untuk naik monorel atau di sana disebutnya aeromovel. Ternyata naik itu juga nggak beda jauh sama waktu naik kereta ekonomi depok-bogor, sama berdirinya dan sama ramenya, sekalipun lebih tertib ketimbang naik kereta ekonomi....

Habis turun dari kereta ekonomi, si Qonta udah nyerah untuk jalan, dan kita mengakhiri survey yang nggak menghasilkan apa-apa itu dengan hati riang dan badan pegal-pegal...

Pulang deh ke rumah masing-masing... -untung uang yang gw bawa pas buat nyampe pulang (berhubung ortu gw lagi ke Solo, jadi gw cuma bawa uang PAS-PAS an banget dah), kalo nggak, gw harus nginep di TMII kali... -

Dari situ gw nyadar, ke TMII nggak bisa kayak ke kebun Raya Bogor atau ke kota Tua, ke TMII itu sekalipun banyak museum yang sepi tapi tetep aja membutuhkan LEBIH BANYAK BIAYA.....